Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Darurat Memperbaiki Kerusakan AC

Cara Darurat Perbaikan Kerusakan pada Unit AC(Air Conditioner)

Di bawah ini adalah langkah-langkah dalam melakukan perbaikan (trouble shooting) kerusakan AC. Langkah-langkah tersebut dituliskan secara singkat dan detail langkah pertama sampai ke bawah sedangkan diagnosa dan penyelesaiannya anda lakukan praktek langsung,tetapi apabila tidak berani atau ragu serahkan kepada jasa service AC terdekat saja.

1. Kompresor tidak beroperasi.
2. Kompresor bekerja ON dan OFF kembali saat AC bekerja.
3. Kompresor tidak bekerja setelah AC dimatikan mendadak.
4. AC berbunyi dan kompresor tidak bekerja saat AC bekerja.
5. Motor blower tidak beroperasi.

DIAGNOSA KERUSAKAN PADA UNIT MESIN AC

Bermacam cara dapat dilaksanakan untuk pengetesan sistem AC, antara lain:

1. Tes tekanan
2. Tes temperatur
3. Tes kebocoran


1. Tes Tekanan.

Cara darurat perbaikan kerusakan pada Unit AC(Air Conditioner) pertama adalah melakukan tes tekanan, mesin harus berputar pada +/- 2000 Rpm. Sistem AC yang bekerja normal saluran hisap (Tekanan Rendah) kompresor, zat pendingin harus berupa gas dengan tekanan 1,5 – 2 bar (21 – 29 psi).Pada saluran tekan (Tekanan Tinggi) kompresor zat pendingin masih berbentuk gas dengan tekanan 14,5 – 20 bar (200 – 213 psi).

a.Kedua manometer menunjukkan tekanan yang rendah dari semestinya

Penyebab :

  • Tekanan yang kurang pada saluran tekan dan saluran hisap kompresor menunjukkan zat pendingin yang beredar dalam sistem volumenya sudah berkurang.

  • Kekurangan zat pendingin yang sudah diisi penuh disebabkan kebocoran pada sistem, akibatnya sistem AC bekerja tidak efisien (AC kurang dingin).

  • Bila tekanan tinggi diukur setelah saringan, hal ini bisa menunjukkan saringan sudah kotor.


  • b.Kedua manometer menunjukkan tekanan yang lebih besar

    Penyebab :

  • Pengisian zat pendingin terlalu banyak.Tekanan pada bagian tekanan tinggi akan naik, volume zat pendingin yang disemprotkan katup ekspansi akan lebih besar, menyebabkan saluran tekanan rendah naik pula tekanannya.

  • Pendingin kondensor yang kurang baik, menyebabkan temperatur evaporator menjadi naik, dan tekanan pipa kontrol katup ekspansi akan naik juga mengakibatkan katup ekspansi akan selalu membuka. Tekanan kedua bagian saluran tekanan tinggi dan rendah akan naik.

  • Bila manometer menunjukkan tekanan yang lebih besar lagi pada kedua saluran, hal ini berarti ada uap air yang beredar dalam sistem.

  • Pengisian zat pendingin yang terlalu banyak harus dihindari, karena sistem AC bekerja lebih berat dan terasa kurang dingin.
  • c.Manomater tekanan rendah lebih tinggi dan manometer tekanan tinggi lebih rendah

    Penyebab :

  • Kebocoran pada bagian–bagian yang bergesekan dari kompresor seperti katup–katup cincin torak, menyebabkan kompresor tidak bekerja dengan baik.

  • Langkah tekan kompresor tidak menghasilkan tekanan yang lebih tinggi dan temperatur evaporator naik, katup expansi akan selalu terbuka.

  • Katup–katup kompresor yang rusak akan menyebabkan zat pendinginan yang ditekan akan mengalami kebocoran kebagian saluran hisap, akibatnya saluran hisap tekanannya akan lebih naik/tinggi dan bagian saluran tekanan, tekanannya akan turun/rendah


  • 2.Tes temperatur.

    Cara yang kedua dalam menangani dan memperbaiki kerusakan pada unit AC adalah seperti di bawah ini:

    a.Mengukur temperatur udara dalam saluran evaporator.

    Pengetesan kemampuan sistem AC dengan cara ini masih pada putaran mesin +/- 2000 rpm, AC bekerja dengan beban penuh dan pengetesan dengan manometer menunjukkan sistem tidak ada kesalahan.

    b.Mengukur temperatur ruangan AC dan kelembaban udara

    Prosentase kelembaban udara relatif yang lebih besar dapat diturunkan oleh sistem AC, karena udara yang basah/lembab akan dikeringkan oleh evaporator, hal ini terlihat adanya tetesan air (kondensasi) di sekitar pipa – pipa evaporator. Menggunakan Higrometer kita dapat mengukur kelembaban udara dalam ruangan AC, kelembaban udara yang ideal adalah 45 –50% dengan temperatur ruangan 20 - 22ºC. Bila kelembaban udara luar tidak jauh berbeda dengan kelembaban udara dalam ruangan AC, hal ini berarti evaporator terlalu basah dan kotor. Gejala ini juga terasa AC kurang dingin.

    3.Tes kebocoran

    Mengetes kebocoran zat pendingin pada sistem dapat dilakukan dengan macam– macam cara.
    Secara sederhana dapat dilakukan dengan memeriksa sambungan – sambungan instalasi pipa memakai busa sabun, atau dengan kompor nyala api sipiritus. Gambar di bawah memperlihatkan alat Leak Detector yang dapat mencari kebocoran refrigrant dari sistem AC.

    Leak Detector

    Demikianlah sedikit artikel tentang cara darurat perbaikan kerusakan pada Unit AC(Air Conditioner) dari Andika Teknik yang insha Allah semoga bermanfa'at dan berguna sekali apabila di rumah,kantor sedang dalam kondisi urgent.